Selamat Datang di thetrekkers.com

Petunjuk Dasar Susur Gua (Caving)

Petunjuk Dasar Caving

 

 

Haii Sobat Trekkers. Kali ini admin bakalan kasih artikel khusus buat kalian yang hobi atau akan melakukan kegiatan susur gua atau caving. Di  bawah ini akan di jelaskan tentang petunjuk dasar pada saat caving. Happy reading guys!

 

Apa itu Caving / Susur Gua?

Caving (Susur Goa) adalah kegiatan yang mengasikkan dan menantang secara fisik yang melibatkan penjelajahan gua-gua non wisata yang jarang di kunjungi. Gua yang dipilih bukan lah gua wisata beraspal dengan jalur yang di terangi dengan baik, melainkan gua alami yang masih berlumpur, lembab, dan masih ditemui beberapa fosil bahkan danau kecil. Caving adalah aktivitas yang berat secara fisik dan penting bagi Anda untuk memiliki energi dan stamina yang cukup untuk melakukannya, jika tidak Anda mungkin tidak akan menikmati pengalaman terbaik tersebut. Tantangan yang terlibat dalam gua bervariasi menurut gua yang di kunjungi.

Caving atau susur gua sering di lakukan untuk menikmati kegiatan di luar ruangan atau untuk latihan fisik, fotografi gua, serta penerapan ilmu fisika dan biologi dalam sebuah penelitian. Caving di daerah tertentu juga telah di manfaatkan sebagai bentuk wisata eko dan petualangan. Perusahaan wisata telah mendirikan industri terkemuka dan memandu wisata ke dalam gua. Wisata gua tergantung pada jenis gua dan jenis tur, pengalaman bisa berbasis petualangan atau berbasis ekologi.

Gua bisa menjadi tempat berbahaya, banyak kejadian yang terjadi seperti hipotermia, terjatuh, banjir, batu jatuh dan kelelahan fisik adalah risiko utama. Menyelamatkan orang dari bawah tanah itu sulit dan memakan waktu serta membutuhkan keterampilan, pelatihan dan peralatan khusus.

Namun risiko – risiko tersebut dapat di minimalkan dengan sejumlah teknik berikut :
  1. Memeriksa bahwa tidak ada bahaya banjir selama ekspedisi. Air hujan yang di salurkan di bawah tanah dapat membanjiri goa dengan sangat cepat, menjebak orang-orang di lorong dan menenggelamkan mereka.
  2. Bergerak dalam lingkup tim minimal 4 orang dalam 1 tim. Jika cedera terjadi, satu dapat tinggal bersama orang yang terluka sementara dua lainnya pergi mencari bantuan.
  3. Memberi tahu kepada orang-orang di luar goa kapan seharusnya tim kamu keluar goa. Jika dalam waktu yang tertera kamu dan tim belum juga kembali, orang-orang di luar goa akan mulai mengorganisir tim pencari untuk memastikan keadaan tim kamu di dalam goa.
  4. Gunakan lampu yang di pasang di helm (hands-free) dengan baterai extra.
  5. Gunakan pakaian keselamatan kerja untuk mengurangi dampak lecet, jatuh, dan benda jatuh.
  6. Gunakan tangga atau teknik tali tunggal (SRT) untuk menghindari perlunya jalur pendakian yang terlalu sulit. Namun SRT adalah keterampilan yang kompleks dan membutuhkan pelatihan yang tepat sebelum menerapkannya sendiri.

 

Baca Juga : Ini dia, Tas yang WAJIB di bawa saat Caving atau Susur Gua

 

Tak hanya itu saja, poin-poin larangan di bawah ini juga tidak kalah penting nya dengan penjelasan di atas. Berikut 5 poin penting saat berada di dalam gua :

Jangan sungkan mengatakan jika kamu terluka atau merasa sakit.

Mintalah bantuan jika kamu tidak yakin dapat melintas atau memanjat bagian goa.

Jangan meninggalkan sampah sekecil apapun di dalam goa.

Dilarang meludah.

Tidak ada gambar atau goresan di batu dan dinding.

 

Strategi saat terpisah dari rombongan

Usahakan untuk tetap tenang, pikiran yang terlalu panik hanya akan membuat kamu terlalu sering mengambil keputusan yang salah.

Jangan berkeliaran karena risiko kamu masuk lebih jauh ke dalam goa lebih besar.

Hemat cahaya kamu dan pusatkan perhatian kamu terlebih pada indera pendengaran.

Hemat makanan dan air yang tersisa, tetapi usahakan untuk tetap minum untuk mencegah dehidrasi.

Jika kamu membawa peluit, sering-sering lah meniupnya untuk memberi tanda keberadaan mu.

Usahakan untuk tetap hangat tapi tidak di perkenankan untuk menyalakan api.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *